Media baru bersifat digital meliputi internet sedangkan media
sosial adalah jejaring sosialnya seperti twitter, facebook, yahoo dsb. Maka
dari itu media sosial masuk didalam media baru atau dengan kata lain media sosial
terbentuk karena adanya media sosial.
Interactivity merupakan
salah satu dari kelebihan media baru, dimana dengan media baru interaksi dapat
berjalan dengan baik dibandingkan media lama. Jadi perbedaan media lama dengan
media baru ialah, Media Baru tersebar dari banyak narasumber untuk banyak
khalayak (many to many) , sedangkan
Media Lama tersebar dari satu sumber kepada banyak khalayak (one to many).
Beberapa ciri dari media baru menurut Straubhaar et al:
1. Digital:
digitalisai dapat meningkatkan kualitas transmisi.
2. Interactive: adanya tv, iklan dan website interaktif.
3. Social
Media: media yang isinya diciptakan dan didistribusikan lewat interaksi social.
4. Asynchronous
Communication: konsumsi media dapat dilakukan sesuai waktu yang diinginkan si
pengguna.
5. Narrowcasting:
siaran ataupun kinten-konten yang diinginkan dapat dipesan secara khusus sesuai
selera pribadi.
6. Multimedia:
dalam media baru pengguna bisa membaca artikel sekaligus mennton video,
mendengarkan lagu, chatting dan lain-lain.
Selain
untuk bertukar informasi, media sosial dapat digunakan juga sebagai media
politik baik itu untuk membentuk citra atau bahkan menjatuhkan citra seorang
politisi.
Menurut kami: dengan adanya media baru yang didalamnya terdapat kecanggihan media sosial sangat memudahkan kami sebagai mahasiswa untuk melakukan banyak kegiatan salah satunya dalam mengerjakan tugas, namun sayangnya beberapa orang menyalahgunakan media sosial, secara tidak bijak mereka malah menuai perang di media sosial 'Tweet War' misalnya.

No comments:
Post a Comment